Probolinggo, 13 September 2024 – Kota Probolinggo yang terkenal dengan sebutan Kota Manggur memiliki sejarah panjang dalam budidaya mangga. Namun, seiring berjalannya waktu, produksi mangga khas Probolinggo mengalami penurunan. Untuk itu, Pemerintah Kota Probolinggo berupaya keras untuk mengembalikan kejayaan mangga Probolinggo melalui berbagai program, salah satunya adalah gerakan penanaman massal pohon manga. Dalam upaya mendukung program Pemerintah terebut, seluruh warga SMP Negeri 2 Probolinggo turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Gerakan Serentak Pramuka Tanam Mangga Probolinggo (GERTAKPRATAMAPRO).
Kegiatan penanaman 90 bibit mangga ini dilaksanakan secara serentak pada hari ini, Rabu, 13 September 2024, di lingkungan sekolah, kawasan Kademangan dan kawasan tempat tinggal warga sekolah. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bapak Drs. Rudito, M.M., Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Probolinggo, bersama seluruh tenaga pendidik dan kependidikan.
Dengan partisipasi aktif ini, SMP Negeri 2 Probolinggo turut berkontribusi dalam pencapaian rekor MURI penanaman 20.000 bibit mangga di Kota Probolinggo. Kegiatan ini tidak hanya sekadar menanam pohon, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam, yaitu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan melestarikan kekayaan alam daerah.
Bapak Drs. Rudito, M.M. menyampaikan, “Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen sekolah untuk turut serta dalam pelestarian lingkungan. Kami berharap bibit mangga yang telah ditanam dapat tumbuh subur dan menjadi warisan bagi generasi mendatang. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menumbuhkan rasa cinta lingkungan pada warga sekolah.” Semoga kegiatan penanaman mangga ini dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain dan masyarakat luas untuk turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan dan pengembangan potensi daerah. Mari bersama-sama kita lestarikan Kota Manggur!










Tinggalkan Balasan